Berita

CURAH HUJAN TINGGI, BEBERAPA DAERAH DI KOTA CIREBON TERENDAM BANJIR

9 Februari 2026
BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH
436
Bagikan ke
CURAH HUJAN TINGGI, BEBERAPA DAERAH DI KOTA CIREBON TERENDAM BANJIR


CIREBON
– Pemerintah Kota Cirebon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat merespons kejadian banjir yang melanda sejumlah titik di wilayah Kota Cirebon pada Jumat (06/02/2026). Kejadian ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah kota dan sekitarnya sejak sore hari.

 

Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) mencatat air mulai menggenangi pemukiman dan ruas jalan utama pada pukul 16.00 WIB. Berdasarkan pendataan awal, terdapat dua kecamatan terdampak signifikan, yakni Kecamatan Kesambi dan Kecamatan Harjamukti.

 

 

 

Dampak dan Lokasi Terdampak

Di Kecamatan Kesambi, luapan air dilaporkan mengganggu akses lalu lintas di beberapa ruas jalan protokol, di antaranya:

  • Jl. Terusan Pemuda dan Jl. Brigjen Darsono dengan ketinggian air mencapai ±30-40 cm yang memicu kemacetan arus kendaraan.
  • Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo dengan kondisi serupa yang menghambat mobilitas warga.

Sementara itu, pemukiman warga di Kelurahan Pekiringan dan Sunyaragi mengalami dampak yang cukup serius. Di RW 06 Suradinaya Utara, ketinggian air mencapai puncaknya hingga ±60-80 cm. Di Kelurahan Harjamukti, luapan air setinggi ±40-60 cm merendam pemukiman di RW 05 dan RW 09, termasuk merendam satu fasilitas ibadah (masjid).

 

Langkah Darurat dan Penanganan Pengungsi

Merespons situasi tersebut, BPBD Kota Cirebon segera melakukan langkah-langkah strategis:

  1. Assesment dan Koordinasi: Melakukan pendataan cepat dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk percepatan penanganan.
  2. Evakuasi: Petugas mengevakuasi warga terdampak ke tempat yang lebih aman, termasuk titik evakuasi sementara di Citra Dream dan Gunung Sari Trade Center (GTC).
  3. Distribusi Logistik: Penyaluran bantuan darurat berupa matras dan selimut telah dilakukan untuk menunjang kebutuhan pengungsi.

 

Kondisi Terkini

Laporan terbaru dari Pusdalops-PB menyebutkan bahwa pada pukul 20.30 WIB, genangan air di sebagian besar titik terpantau mulai surut. Seiring dengan menurunnya debit air, warga yang sempat mengungsi kini telah kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan.

Pemerintah Kota Cirebon mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan dan selalu memantau informasi resmi melalui kanal komunikasi BPBD Kota Cirebon.


Layanan Informasi Darurat:

BPBD Kota Cirebon: (0231) 8228284 Website: www.bpbd.cirebonkota.go.id

 

___

mchmmdka

Bagikan ke