CIREBON — Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon melalui Pusat Pengendali
Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) mengeluarkan laporan pemutakhiran
data terkait bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah pada Senin malam, 18
Mei 2026. Berdasarkan data terbaru per Rabu (20/5/2026), kondisi genangan di
hampir seluruh titik terdampak dilaporkan telah surut total.

Dipicu Hujan Deras dan Air
Kiriman Hulu
Banjir mulai
menggenangi permukiman warga pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 23.20 WIB. Diduga
bencana ini diduga kuat akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur
wilayah Kota Cirebon dan sekitarnya. Kondisi tersebut diperparah oleh adanya
aliran air kiriman yang signifikan dari wilayah hulu. Akibatnya, beberapa
aliran sungai tidak mampu lagi menampung lonjakan debit air hingga meluap ke
pemukiman warga.
Sebaran Wilayah dan Dampak
Terdampak
Bencana banjir
ini melanda lima kecamatan di Kota Cirebon dengan tingkat kegetingan air yang
bervariasi, Kecamatan Harjamukti Merupakan salah satu wilayah terdampak cukup
parah. Di Kelurahan Harjamukti, ketinggian air sempat menyentuh angka 80 hingga
90 cm. Sementara di Kelurahan Kalijaga luapan air merendam ratusan rumah warga
dengan ketinggian mencapai 80 cm. Di Kelurahan Larangan, genangan air juga
dilaporkan berkisar antara 40 hingga 50 cm.

Di Kelurahan
Pegambiran Kecamatan Lemahwungkuk, air setinggi 40 cm sempat memaksa sekitar 30
warga untuk mengungsi sebelum akhirnya kembali ke rumah pada Selasa pagi.
Selain merendam rumah di kawasan ini, derasnya arus sungai juga menyebabkan
tanggul penahan Sungai Kriyan sepanjang 15 meter mengalami kerusakan. Adapun di
Kelurahan Kesepuhan, ketinggian air tercatat mencapai 60 cm.

Kecamatan
Kesambi luapan air di Kelurahan Drajat menjadi salah satu titik terdampak
paling dalam, di mana ketinggian air dilaporkan mencapai 90 hingga 100 cm. Kecamatan
Pekalipan Genangan setinggi 40 cm terpantau merata di Kelurahan Jagasatru.
Respons Cepat dan Kondisi
Terkini
Mendapat
laporan tersebut, tim TRC BPBD Kota Cirebon segera diterjunkan ke lokasi untuk
melakukan kaji cepat (assessment), berkoordinasi dengan unsur-unsur
terkait, serta mengevakuasi warga yang terjebak ke tempat yang lebih aman
menggunakan perahu karet.
"Air
dilaporkan mulai surut sejak Selasa, 19 Mei 2026 pukul 02.00 WIB. Seluruh warga
yang sempat diungsikan saat ini sudah kembali ke rumah masing-masing dalam
kondisi aman."
Memasuki hari
Rabu, aktivitas warga di wilayah terdampak perlahan mulai kembali normal. Warga
bergotong-royong membersihkan sisa-sisa material lumpur dan sampah yang terbawa
oleh genangan banjir di sekitar lingkungan dan tempat tinggal mereka.
Layanan Informasi Darurat:
BPBD Kota Cirebon: (0231) 8228284
Website: www.bpbd.cirebonkota.go.id
___
mchmmdka