Hujan Disertai Angin Pada Jumat Hingga Sabtu Lalu, Sebabkan Pohon Tumbang Dan Bangunan Rusak
CIREBON – Cuaca ekstrem
berupa hujan lebat yang disertai angin kencang menerjang wilayah Kota Cirebon
selama dua hari berturut-turut, mulai Jumat (23/1) hingga Sabtu (24/1).
Rentetan kejadian ini mengakibatkan sejumlah pohon tumbang, akses jalan terganggu,
hingga kerusakan pada rumah warga dan fasilitas perkantoran.
Hujan yang mengguyur Kota Cirebon sejak
jumat (23/1) pagi menggakibatkan beberapa kejadian seperti pohon tumbang dan
rumah rusak. Sekitar pukul 15.00 WIB, sebuah pohon Jaran berdiameter ±50 cm
dengan panjang 10 meter tumbang di wilayah Samadikun Utara, Kelurahan Kesenden.
Pohon tersebut dilaporkan menimpa 1 unit rumah milik Bapak Manto.

Tak jauh dari sana, di wilayah
Katiasa, atap rumah milik Bapak Deden juga mengalami kerusakan ringan yang
berdampak pada satu kepala keluarga.
Hanya berselang 30 menit, dua
pohon jenis Randu dan Kutat di Jl. Kayuwalang, Kelurahan Karyamulya, tumbang ke
badan jalan. Kejadian ini sempat melumpuhkan aktivitas warga karena batang
pohon menutup akses jalan.
Memasuki malam hari, angin kencang
kembali memicu insiden di pusat kota. Pukul 22.30 WIB, pohon Tabebuya di Jl.
Karanggetas, tumbang dan memutus kabel jaringan internet.
Dampak paling signifikan terjadi
pada pukul 23.00 WIB di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon.
Angin kencang menyebabkan kerusakan serius pada bagian atap kantor. Petugas
BPBD dan instansi terkait langsung bergerak cepat melakukan evakuasi peralatan
kantor ke lokasi aman. Guna memastikan pelayanan tetap berjalan, petugas
mendirikan tenda darurat di halaman kantor untuk keperluan pelayanan publik
sementara.

Memasuki hari Sabtu (24/1), dampak
cuaca ekstrem bergeser ke wilayah Kecamatan Harjamukti. Berdasarkan data yang
dihimpun:
Pukul 14.30 WIB di Kalitanjung
Barat, rumah milik Bapak Lugani mengalami kerusakan atap. Sebanyak 3 KK atau 9
jiwa terdampak akibat insiden ini.
Pukul 20.00 WIB di wilayah
Kuranji, atap rumah Bapak Suparno juga dilaporkan rusak ringan, berdampak pada
2 KK dengan total 6 jiwa.
Upaya Penanganan Pihak berwenang
telah melakukan langkah-langkah darurat sejak laporan pertama diterima.
"Kami terus melakukan pendataan dan assessment di lapangan.
Koordinasi lintas sektor diperkuat untuk mempercepat pembersihan material pohon
yang tumbang, selain itu kami juga mengirimkan bantuan berupa buffer stock
kepada warga terdampak,"
Warga diimbau untuk tetap waspada
terhadap potensi bencana hidrometeorologi susulan, mengingat curah hujan yang
masih tinggi di awal tahun ini.
Terkini
Terpopuler